Makassar,1 Maret 2026,beritayang.com-Pada posisi Desember 2025, kinerja perbankan di Sulawesi Selatan pada indikator Total Aset, Dana Pihak Ketiga dan Kredit menunjukkan pertumbuhan positif. Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulselbar Moch.Muchlasin Mengatakan Total aset perbankan tumbuh sebesar 5,33 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp214,32 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,74 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp146,61 triliun. DPK di Provinsi Sulawesi Selatan didominasi oleh tabungan dengan share 59,92 persen, disusul Deposito sebesar 25,23 persen dan Giro sebesar 14,85 persen. Adapun kredit yang disalurkan tumbuh sebesar 5,26 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp172,92 triliun. Penyaluran kredit pada tahun 2025 tumbuh lebih tinggi jika dibandingkan penyaluran kredit pada tahun 2024 sebesar 4,23 persen, yang menunjukkan adanya percepatan pembiayaan kepada sektor riil seiring dengan membaiknya aktivitas ekonomi daerah. Pertumbuhan kredit didorong oleh penyaluran kredit produktif dengan share 53,07 persen yang berhasil tumbuh positif sebesar 3,06 persen pada tahun 2025 setelah sebelumnya terkontraksi sebesar -0,08 persen pada tahun 2024. Di sisi lain kredit konsumtif juga masih mencatatkan pertumbuhan yang tinggi yaitu sebesar 7,85 persen. Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, kredit yang disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran memiliki porsi terbesar dengan share 22,19 persen.
Kinerja intermediasi perbankan di Sulawesi Selatan tetap terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 117,95 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level 3,65 persen.




