Makassar,2 Juni 2026,beritayang.com-Kondisi Ekonomi saat ini belum stabil dan ketidakpastian ekonomi global yang belum ada kejelasan.Kondisi Ketidakpastian ini membuat sebahagian masyarakat atau konsumen memilih berhati-hati dalam membeli produk mobil di Sulawesi Selatan.
Masyarakat atau Konsumen selalu mempertimbangkan faktor nilai jual kembali atau resale value,jika sang pemilik mobil tersebut menjual kembali atau tukar tambah di kemudian hari.
Rasdiana (30 ) Salah Satu Karyawan BUMN di Makassar Mengaku memiliki kenderaan Toyota Avanza Veloz sejak 2020 lalu.Empat tahun kemudian di pertengahan tahun 2025 rasdiana Beralih ke kenderaan Toyota Fortuner.Rasdiana menjual kembali Toyota Avanza Veloz melalui layanan Toyota trust yang merupakan layanan
kendaraan bekas dari kalla toyota.
“saya dulu pakai Toyota Avanza Veloz,empat tahun kemudian saya beralih ke Toyota Fortuner, waktu itu harganya masih tinggi kalau ditukar tambah,” ujar Rasdiana saat di temui di kantornya Selasa (2/6/2026).
Rasdiana Menambahkan dirinya mengunakan program SmartUpgrade untuk tukar tambah Toyota Fortuner Setelah ditaksasi, nilai harga Avansa Veloz masih tetap tinggi.
Rasdianan Menegaskan kenderaan Toyota dari berbagai varian dan tipe sangat cocok untuk berinvestasi,karena memiliki nilai harga jual kembali.
Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar Prof.Marzuki Dea Mengatakan Toyota bisa menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil-mobil dengan teknologi tinggi, HEV maupun BEV untuk memenuhi kebutuhan pasar-pasar global dan regional. Keputusan ini mungkin didasari atas kepercayaan dan pengalaman Toyota di Indonesia selama ini yg walaupun terkadang masih ada turbulensi/krisis ekonomi, namun Toyota tetap bisa eksis dan maju bahkan mampu menguasai pasar otomotif Indonesia.
” Saya lihat produk-produk mobil toyota mampu menguasai pasar-pasar global dan regional karena kepercayaan dan pengalaman toyota di Indonesia.”ujar Marzuki Dea via pesan Wa Selasa ( 2/6/2026)
General Marketing Kalla Toyota Suliadin saat di hubungi via pesan Wa Selasa (2/6/2026) Mengatakan salah satu faktor yang menjaga daya saing produk Toyota adalah komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan purnajual yang menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia.
Toyota terus memberikan edukasi kepada masyarakat, dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dimulai dari sebelum beli unit, saat periode servis, hingga periode tukar tambah. Untuk tetap menjaga customer tetap berada dalam lifecycle Toyota.
“Konsumen tidak hanya membeli kendaraan, tetapi juga ekosistem layanan yang menyertainya. Kemudahan servis, ketersediaan suku cadang, dan jaringan dealer yang luas menjadi faktor penting yang turut mendukung nilai kendaraan tetap kompetitif di pasar,”ujarnya.”
Suliadin Menyampaikan di tengah ketidakpastian ekonomi global,konsumen bijak memilih kenderaan Toyota sebagai investasi masa depannya.Hal ini terlihat pada Toyota yang mampu memenuhi permintaan konsumen bijak dengan menjual 9.200 unit produk Toyota hingga Mei 2026.






