Makassar,10 Maret 2026,beritayang.com-Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan program Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi dan edukasi keuangan syariah, talkshow keuangan syariah, kompetisi video di media sosial, serta kegiatan sosial. Kepala Otoritas Jasa Keuangan Propinsi Sulselbar Moch Muchlasin Mengatakan Program GERAK Syariah berlangsung pada 6 Februari hingga 17 Maret 2026 dan akan ditutup secara nasional pada 2 April 2026.
Sementara itu, hingga Februari 2026, kegiatan edukasi keuangan yang dilaksanakan oleh OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tercatat sebanyak 51 kegiatan dengan jumlah peserta mencapai 631.813 orang yang berasal dari berbagai segmen masyarakat, antara lain pelajar, mahasiswa dan pemuda, komunitas, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan edukasi dan literasi terus dilakukan secara kolaboratif dengan bersinergi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Untuk memperkuat jangkauan edukasi kepada masyarakat, OJK juga menjalankan program OJK PEDULI (OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan) yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect dalam meningkatkan literasi keuangan di masyarakat. Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.116 Duta OJK PEDULI yang terdaftar dan dikelola oleh Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Selanjutnya, terkait layanan konsumen di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, sampai dengan periode Februari 2026 terdapat 307 layanan yang terdiri dari 63 layanan pengaduan, 201 layanan pemberian informasi, dan 43 layanan penerimaan informasi. Saat ini, tercatat sebanyak 118 layanan terkait sektor perbankan, 118 layanan terkait fintech, 44 layanan terkait perusahaan pembiayaan, 9 layanan terkait asuransi, 1 layanan terkait pasar modal, serta 10 layanan terkait entitas non-IJK. Sedangkan, untuk permohonan SLIK pada periode Februari 2026 terdapat 2.813 layanan baik untuk walk-in maupun online.



