OJK Sulsel Sulbar Dorong Penguatan Literasi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir

oleh

Topoyo, 10 Juni 2026,beritayang.com –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan Sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diselenggarakan di Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK dalam mendorong terbentuknya ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, khususnya pada wilayah pesisir yang memiliki potensi ekonomi strategis di sektor kelautan dan perikanan. Desa Babana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena merupakan salah satu kawasan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Melalui kolaborasi dengan Industri Jasa Keuangan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Mamuju Tengah, OJK Sulsel Sulbar memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Materi edukasi mencakup pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal, akses terhadap pembiayaan produktif, serta pentingnya perencanaan keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Asisten Direktur OJK Sulsel Sulbar, Mushadi Nurali, yang mewakili Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, menyampaikan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu prioritas OJK dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Program EKI terus didorong sebagai sarana untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi komunitas berbasis potensi unggulan daerah.

“Sinergi antara Program EKI dan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat memperkuat akses keuangan masyarakat pesisir, meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, serta mendukung pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mushadi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Mamuju Tengah, Haeril Rijal P., S.IP., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Haeril Rijal.

Ke depan, OJK Sulsel Sulbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas implementasi Program EKI di berbagai wilayah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat, memperkuat kapasitas ekonomi pelaku usaha sektor produktif, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.